Tuesday, October 20, 2009

Hebat

Benar-benar hebat. Luar biasa. Bukan sulap bukan sihir. Bagian tubuhku yang telah mati rasa selama bertahun-tahun akibat mastektomi tiba-tiba hidup rasa.
Banyak penyintas kanker payudara yang mengalami mati rasa di daerah dekat ketiak setelah menjalani mastektomi alias operasi pengangkatan payudara.
Operasi itu aku jalani pada bulan Desember 2004 dan masih mengalami mati rasa hingga minggu lalu. Tak terlalu mengganggu sih, jadi aku tak begitu peduli.
Tapi ada kejadian luar biasa pada suatu sore di hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2009, ketika aku menjalani terapi chi alias tenaga dalam karena kakiku tambah sakit kalau berjalan.
Aku nggak bilang pada Pak Suhu mengenai bagian tubuh yang mati rasa itu. Tapi ia bisa menebaknya.
Dari jarak satu meter, ia menggerak-gerakkan ke dua tangannya. Hanya sekitar satu menit.
“Gimana rasanya sekarang?” ia bertanya.
Aku pegang bagian dekat ketiak sebelah kanan. Dan alangkah takjubnya diriku ini. Sudah tidak mati rasa lagi. Wowww. Sumpah. Ini sungguh luar biasa.
Bagaimana dengan kakiku?
Soal sakit ini memang aneh. Tak menentu. Kayak harga BBM yang dulu sempat naik turun…Naik turun kayak ingus yang disayang-sayang… Iiiih sori… jorok ya…
Dulu sih sakitnya ga terlalu terasa. Sejak akhir bulan lalu, baru deh nyut… nyut.. nyut… Kaki kananku sakit kalau jalan. Bahkan kalau mau duduk atau kalau bangkit dari duduk.
Penyebabnya adalah kanker yang sudah mengerogoti tulang bagian bawah tubuh dan osetoarthritis “ringan” di lutut, yang disimpulkan melalui hasil rontgen pada hari Kamis, 8 Oktober 2009.
Dokter memberiku obat anti nyeri Moxam dalam dosis kecil, hanya ½ tablet, untuk diminum 2x sehari. Tapi nggak mempan. Pada hari berikutnya, tambah pain killer lain, yaitu Zaldiar ½-1 tablet.
Hari Minggu kondisi kakiku enak sekali. Hanya sakit sedikit.
Tapi hari Senin, rasa sakit kembali menyengat. Selasa… Rabu… juga tambah sakit sampai-sampai tidur tak nyenyak karena kalau kaki kanan digerakkan tidak dengan hati-hati, terasa ngilu di tulang. Padahal kalau tidur aku suka bolak balik ke kiri dan ke kanan…. .
Lalu aku ingat cerita temanku yang terkena myom dan kanker leher rahim dan menjalani terapi chi. Ia baru berobat satu kali, dan katanya cocok.
Tak ada salahnya mencoba, kan?
Mula-mula aku telepon suhu chi itu. Tak diangkat. Lalu aku SMS. Setelah sekian jam, baru ada balasan. Ia menyuruhku datang hari Jumat, 16 Oktober 2009, sore bersamaan dengan waktu yang dijadwalkan untuk temanku itu.
Sore itu ternyata macet gila-gilaan di jalur lambat Sudirman. Aku yang memang “sense of direction”-nya buruk, sempat nyasar pula. Sekitar sejam kemudian, barulah aku sampai di Jl. Suryo yang merupakan terusan Jl. Senopati, terasa mobil sedikit bergoyang selama beberapa detik, padahal kelihatannya nggak ada angin kencang. Di kiri kananku juga tak tampak truk besar yang melaju. Kalaupun ada, juga nggak bisa ngebut, kan lagi macet... Mungkin goyangan itu akibat perasaanku yang kurang enak karena terlambat berobat... Eh, tiba2 ada kabar di radio mengenai gempa di Ujung Kulon.
Terlambanya memang nggak kira-kira. Lebih dari satu jam.
Tempat praktik yang kutuju sangat sederhana. Sang suhu juga jauh dari bayangan kita akan orang yang pendiam dan serius.
Ia senang ngobrol dan sering tertawa besar. Perawakannya besar dan rambutnya agak gondrong. Bajunya biasa saja, kemeja dan celana panjang, bukan jubah seperti suhu yang kita lihat di film-film kung fu atau silat.
Ia lalu memeriksa lututku dan sambil menekan bagian yang sakit, ia menyalurkan tenaga dalam sementara aku berdoa.
Hal yang sama dilakukan pada bagian pangkal paha.
“Nah, sekarang sudah bisa main bola,” katanya berseloroh.
Aku berdiri dan duduk kembali tanpa rasa sakit. Lalu berjalan keliling ruangan. Rasa nyeri sudah jauh berkurang. Kaki kanan sekarang sudah dapat digerakkan ke samping dengan mudah. Juga dapat digerakkan ke atas, meskipun masih agak sulit.
“Wah, Sima sudah bisa lompat-lompat,” komentar temanku kemudian.
Hiperbol. Soalnya kalau melompat kan harus menggunakan dua kaki. Aku belum bisa. Berdiri tegak di atas kaki kanan saja juga masih sakit. Padahal dulu waktu latihan yoga (yang sekarang sudah tidak aku jalani lagi), aku sudah bisa melakukannya dengan kedua tangan di atas kepala selama beberapa saat.
Tapi memang kondisi kakiku jauh lebih baik. Hanya saja begitu keluar dari ruangan, mulai terasa agak sakit di pangkal paha meskipun kadarnya telah berkurang dibandingkan dengan sebelumnya.
Menurut Suhu, sakit di lutut itu juga disebabkan oleh kanker dan ia akan berusaha untuk “membakar” sel-sel kanker dengan chi. Tetapi ia juga mengakui bahwa itu bukan hal yang mudah karena penyebarannya sudah cukup banyak. Pengobatan ini juga akan memakan waktu agak lama dan ia sendiri tak menjanjikan kesembuhan.
“Kita lihat saja nanti,” katanya.
Aku lalu teringat seseorang yang belum lama ini menelponku tentang adiknya yang terkena kanker tulang sehingga dokter menganjurkannya untuk diamputasi. Ketika aku menceriterakan hal itu pada Suhu dengan harapan agar ia bersedia mengobatinya, ia menolak dengan halus karena pasiennya sudah terlalu banyak.
Sebelum pulang, aku menanyakan mengenai biaya pengobatan dan konsultasi, termasuk ngobrol, yang totalnya memakan waktu lebih dari satu setengah jam. .
“Terserah saja,” katanya sambil menunjuk ke keranjang bambu di sudut ruangan.

16 comments:

Pucca said...

wah boleh juga tuh sim, nanti kalo aku sakit pengen juga ke situ, tapi sayangnya si suhu udah gak mau nambah pasien ya?

Yuniko said...

Minta alamatnya dong. Siapa tau ada yang butuh.

t sima gunawan said...

Vi, mbak Yuniko yg baik,
sori... banget ... tadi aku tanya lagi ke Suhu, apa boleh ksh tau teman2 yg memerlukan. tapi ia keberatan.. dan aku sudah janji.

Lorraine said...

Hallo Sima,

Mampir disini. Saya temannya Elyani. Tiap bulan oktober, sehubungan dengan Breast Cancer Awareness month saya menulis ttg kanker payudara.

Jadi ingat, kita pernah kontak oktober tahun lalu.

Mudah2an dalam kondisi sekarang Sima baik2 aja.

salam Pink Ribbon :-D

t sima gunawan said...

hi Lorraine..
trims sudah mampir... ya, saya ingat Lorraine temannya Ely.
kondisi saya saat ini ok... :) lumayanlah...
saya harap, semoga Lorraine juga dalam keadaan baik ya....

yik said...

Wah, hebat juga ya pengobatannya si suhu - mudah2an sukses terus, mbak. Ngomong2 "keranjang bambu di sudut ruangan" diisi apa mbak? Kalo kue & buah2an boleh nggak...? :)

sima said...

makasih Yik, aku jg berharap moga2 lancar. bulan depan kan aku mesti cek tumor marker dan mungkin jg bone scan. kl memang ada kemajuan, mestinya bisa tampak dari situ. sekarang ini memang rasa sakitnya dah jauh berkurang biarpun ga minum painkiller..
keranjang itu tentu boleh diisi kue dan buah, asal jangan uler dan bom... hehehehe...

amd said...

semoga pengobatan dengan pak suhu ini bisa lancar dan cocok ya mbak. tetep smangat pokoke :D

sima said...

hi Rit.. makasih ya... moga2 begitu keadaannya :)

Danty Herman said...

Hai, mbak Sima

Danty Herman said...

Hay apa khabar mbak Sima, saya Danty, yang punya blog kankerpayudara.wordpress.com.Ikut komentar dikit mengenai metastasis kanker PD ke tulang,ya. Kanker tulang tidak sama dengan kanker PD yang bermetastasis ke tulang.Pernah,nggak tulang yang kena kanker diradiotherapy? lalu diinfus obat ZOMETA atau BONDRONATE?. Biasanya ini sangat mengurangi rasa sakit bahkan bisa hilang rasa sakitnya. Karena metastasisi saya ke tulang sudah banyak juga, tapi Alhamdulillah tidak mengganggu. Lalu, jangan lakukan senam lagi meskipun itu ringan yang dianjurkan dokter saya adalah berenang dengan didampingi pembimbing.OK, sekian,ya semoga membantu. Memang kalau metastsis ketulang itu kalau nggak ditangani sakitnya minta ampun,deh.

sima said...

halo mbak Danty... makasih sudah mampir. syukur keadaan mbak Danty baik2 saja. betul mbak, kalo lagi kumat sakitnya, rasanya mak nyus... hehehehe...
saya belum pernah diradiasi. selama ini kalau sakit ya hanya ditahan saja. kalo udah nggak tahan, terpaksa minum painkiller. mengenai infus zometa, setiap 4 minggu saya jalani, sampai bosan, mbak... :(
berenang bagus ya mbak? trims advisnya.

TF Indonesia said...

Dear Sist..

Sudah pernahkah mendengar 4Life Transfer Factor? Ini teknologi terbaru di bidang kesehatan, setelah melalui penelitian lebih dari 50 tahun, 4Life Transfer Factor mendapatkan banyak penghargaan akan keberhasilannya memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Transfer Factor berfokus pada Sistem Imun. Direkomendasikan pemakaiannya oleh Kementrian Kesehatan Rusia dan masuk ke Buku Rujukan Dokter di USA. cek kebenarannya di http://4life.com
Jika ada pertanyaan, hubungi Shally di 08567230205
Terimakasih. Semoga selalu sejahtera..

Anonymous said...

mbak sima..
baca blog mbak ttg perjuangan melawan kanker payudara..sangat menginspirasi.. saya... skrg nyokap saya jg jd penderita kanker ovarium yg sudah bermetasis ke lemak perut.. jd perutnya kadang suka melilit...
sayang suhu terapi chi tersebut tidak bisa diminta alamatnya yah...
hehehe

sima said...

hi Ano,
trims sudah mampir. salam buat nyokap.
aku udah ga ke suhu lagi. betul, waktu itu aku memang merasakan manfaatnya, tetapi ternyata efek hebat yang kurasakan itu sifatnya hanya sementara.
akhirnya aku ke dokter syaraf dan sekarang kakiku jauh lebih baik.

Anonymous said...

SANGAT LUAR BIASA ! KEAJAIBAN ! MENAKJUBKAN ! TIDAK MENGGUNAKAN JARUM & TANPA DI OPERASI

Ramai yang sudah datang berobat dan sembuh. Yang tak boleh jalan sudah berlari. Yang tak boleh bangun sudah bisa jalan. Bagi anda yang belum, segeralah berobat. Selagi ada kesempatan! Jangan tunggu lama-lama.

Anda mengidapi penyakit tersebut?
Kidney/ Dialysis/ Diabetic, Cancer 1st/2nd/3rd stage, Multiple Stroke,
HIV/ Aids, Parkinson Syndrome, Leukemia/Lupus, Bone Marrow, Thyroid/Fibroid, Heart Disease, Gout, High or Low Blood, Etc.

THE MIRACLE HEALER boleh mengeluarkan penyakit secara keseluruhan. Percayalah!
* Satu cara pengobatan yang dapat membantu anda menikmati kehidupan seperti sebelumnya. Pasti!
* Pembiayaan rendah dan pengobatan yang efektif sekaligus penyembuhan dalam jangka waktu yang pendek. Percaya atau tidak!

Address : No. 29 Mackenzie Rd, Mackenzie Regency, Singapore
Email : themiraclehealer@yahoo.com.sg
Tel : 65-90826299