Monday, July 14, 2008

Selamat Jalan Santi

Hari ini (Juli 14, 2008) ada berita yang mengejutkan di Kompas. Santi meninggal.
Santi, 29, adalah wartawan media itu. Meskipun tidak mengenalnya secara pribadi, aku pernah telepon 1x pada tahun 2004 ketika kanker diketahui bercokol di tubuhku.
Ia memberiku semangat untuk optimis. Santi bercerita kalau ia terkena kanker usus stadium 4, tetapi keadaannya sudah membaik dan ia bahkan sudah bekerja seperti biasa. Resepnya antara lain adalah rajin minum jus dan makan sayur-sayuran segar.
Tahun ini aku mendengar kabar kalau kondisi Santi memburuk. Kanker sudah menyebar ke hati. Pihak RS sudah angkat tangan. Bahkan ketika itu dokter sudah melakukan pembedahan, tetapi tidak berani menjalankan operasi dan menutup kembali bagian tubuh yang sudah dibedah itu. Lalu Santi dianjutkan berobat ke Cina, yang merupakan mitra RS tsb.
Pulang dari Cina, keadaan Santi jauh lebih baik. Bahkan ia sempat muncul di kantor dan bersenda gurau dengan teman2nya, begitu kabar yang aku dengar sekitar bulan Maret atau April tahun ini.
Sungguh tak disangka kalau akhirnya Santi tak tertolong.
Seringkali kita dengar, hidup atau mati seseorang bukan kita yang menentukan, juga bukan dokter.
Memang betul, tapi tak urung, .. hiiii… sempat berdiri bulu kudukku….
Tapi ya sudahlah. Kita memang harus pasrah. Kalau semakin dipikir-pikir, semakin ngeri, bisa stress dan tambah parah.
Kalau sudah saatnya, orang yang segar bugar bisa saja tiba-tiba meninggal. Contohnya, Lady Di, Nike Ardila dan pelawak Basuki, yang mendadak tewas setelah berolah-raga.
Sebaliknya, Rima Melati sampai sekarang masih oke. Olivia Newton John, bintang drama musikal lawas Grease yang terkena kanker payudara tahun 1992, juga masih baik-baik saja.
Yang penting kita jalani hidup ini dengan baik. Kita syukuri apa yang ada dan pasrah pada Yang Maha Kuasa.
Selamat Jalan Santi.

5 comments:

Elyani said...

Sima,

Turut sedih dengan kepergian Santi. Iya betul tidak ada yg bisa meramal umur manusia, semuanya hanya Tuhan yg tau. Kita malah gak dikasih clue atau pertanda ini itu untuk mempersiapkan kepergian kita bila saatnya tiba nanti. Sima juga jangan memforsir diri ya, kopdaran kita di Kuntum Nursery harus jadi..gak boleh gak :)
Minggu depan ada rencana ke Bogor karena adik 2 dan ponakan 1 sama2 berulang tahun bulan Juli ini. Ikut ya....please!!!! Nanti aku minta kakak-ku untuk terapi Sima, gratis pokoknya. Dia baru mau buka klinik terapi di Tajur sana.

sima said...

Ely,
trims banyak.. ya.. nanti kita jalan2... makan2.. Kalau jalan2 dan makan2 itu bukannya udah terapi namanya? :)

Toni said...

Hi Sima,
Sebelum tidur saya sering membayangkan bahwa suatu saat ilmu kedokteran pasti akan menemukan satu wonder drug untuk kanker dan virus yang sampai saat ini belum ada obatnya. Mungkin tidak untuk satu dekade ke depan, tapi saya selalu optimis bahwa akan selalu ada penemuan seperti Fleming menemukan penicilin. Let's hope.

sima said...

Hi Toni...
mudah-mudahan apa yang menjadi harapan kita semua akan segera menjadi kenyataan....
Iya Ton.. memang dalam hidup ini kita harus memupuk harapan. Tanpa harapan... kita akan kehilangan gairah hidup.
Trims atas optimisme yang begitu membesarkan hati. :)

amd said...

Olivia Newton John baru saja menikah kembali,lho :D. Aku salut dengan perjuangan hidupnya. Pokoknya, tidak ada kata menyerah ya Mbak.